PetaLokasi.org

Direktori Lokasi di Indonesia

Lembah Cilengkrang

Kuningan, Jawa Barat
Alamat: Sukamukti, Jalaksana, Kuningan Regency, West Java 45552, Indonesia
Rating: 4.30
Jam Operasional:
Monday: 8:00 AM – 6:00 PM
Tuesday: 8:00 AM – 6:00 PM
Wednesday: 8:00 AM – 6:00 PM
Thursday: 8:00 AM – 6:00 PM
Friday: 8:00 AM – 6:00 PM
Saturday: 8:00 AM – 6:00 PM
Sunday: 8:00 AM – 6:00 PM

Komentar :

Rita Widjaja (14/05/2018 11:12)
Bisa dicapai dengan motor walaupun cukup tinggi tanjakan jalannya. Sampai di sana masih harus berjalan sekitar 2km lewati lembah gunung Ciremai yg indah pemandangannya baru sampai ke Curug Cilengkrang dan bisa berendam air panas alam. Rekomendasi buat rekreasi keluarga.

Wasis Patriayoga (13/05/2018 11:18)
Nice

Aldhy Pratama (06/05/2018 23:43)
sip

Ali Dumble (15/03/2018 06:15)
Kalau dari cirebon naik motor cuman 1 jam, sangant indah, biaya masuk murah. Ada dua air terjun, sangat indah dan asri dan banyak spot2 bagus buat foto. Untuk sampai ke air terjun harus turun kurang lebih 1 km.

finah soeg (12/03/2018 11:24)
Air terjun dengan mata air panas yang sangaat menawan dan indah. Bagi yang suka jalan jalan di alam hutan, tempat ini sangat recommended. Ajak kawan atau keluarga anda, jangan lupa untuk menjaga kebersihannya. Fasilitas yg tersedia sangat perlu ditingkatkan oleh pengelola.

Alvin Aditya (18/02/2018 17:50)
Lembah Cilengkrang menawarkan keindahan panoram hutan yang indah. Untuk akses ke Lembah Cilengkrang dilalui dari desa Pejambon. Saya sarankan untuk penggunaan google map lebih ketik di kolom tujuannya adalah "desa Pejambon, kuningan". Sebab jika anda langsung mengetik "Lembah Cilengkrang" di kolom lokasi tujuan maka map akan menunjukan ke pos 1 akses pendakian ke Gunung Ciremai.

Rizqiyyah (03/01/2018 13:11)
Ini tempat favorit sebelum nemu terasering panyaweuyan. Banyak orang yang aq ajakin kesini pada kapok gegara kudu jalan jauh sekitar 1 jam an dulu sebelum nyampe curugnya, hihi mungkin saja karena mereka bukan tipikal orang yang suka gunung. Justru yang aq senengin disini adalah sensasi perjalananya, bukan ketika nyampe curugnya. Oke itu sih poin plus nya aja. Selama perjalanan km bakal disuguhi sama pemandangan bagus dan gemericik air sungai-sungai kecil. Udara nya jg segar bagus buat paru-paru. Kadang km jg bakal ditemenin sama bunyi hewan entah apa namanya selama perjalanan. Yang paling kerennya, ada satu spot favoritku. Ada tempat pojokan buat aki-aki solat disitu. Ngeliatnya adem. Beliau tetep inget dengan Tuhannya dimanapun berada.

Endah Schatzi (02/12/2017 15:47)
Good for weekend getaway

Yanti 04121987 (14/10/2017 16:04)
Walopun jalan lumayan likaliku trbyat keidahan alam

adisti disti (11/10/2017 00:01)
Cantik, hanya sangat melelahkan untuk nencapai curug. Kesini harus bawa minum yang cukup 👍

Zata MediaIndo (20/09/2017 04:23)
untuk mendapatkan pemandian air panas dilokasi ini melewati jalanan yang terjal. Semua terbayar jika sudah berendam dikolam air panas, hanya saja fasilitasnya tolong diperbaiki mengingat lokasinya yang cukup jauh dari pemukiman warga

Syahril Dimas Sabirin (15/08/2017 06:35)
Tempat wisata yang berkembang, namun akses jalannya beberapa titik belum diperbaiki. Selebihnya, terbaik! ;)

tofan aly sandy (18/07/2017 20:11)
Desa Pajambon, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, ternyata punya potensi wisata menajkjubkan di tengah hutan. Berada di kaki Gunung Ciremai sebelah timur, ada obyek wisata bernama Lembah Cilengkrang.

Di sana, tersaji keindahan alam luar biasa. Rasanya asri dengan udara alami. Cocok untuk melupakan sejenak aktivitas sehari-hari yang sibuk. Tapi, kalau mau ke sana, butuh perjuangan loh!

Lokasinya berada sekitar tujuh kilometer dari Jalan Raya Kuningan-Cirebon. Ada dua titik henti untuk menuju Lembah Cilengkrang. Perjalanannya ditempuh lima kilometer terlebih dahulu untuk mencapai Desa Pajambon. Bisa dengan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Eits, itu belum sampai. Dua kilometer lagi harus ditempuh dengan berjalan kaki. Nah, satu kilometer awal dari jalan kaki, baru sampai di pintu masuk loket pembayaran. Tidak mahal kok, biaya masuknya cuma Rp12.500 per orang. Itu sudah termasuk asuransi.

Tak jauh dari loket pembayaran, ada kebun tanaman khas Kuningan. Kebun ini sengaja dibuat petugas pengelola wisata. Selain sebagai bentuk pelestarian alam, juga sering digunakan sebagai bahan penelitian para ilmuan dalam mencari keanekaragaman hayati Gunung Ciremai. Dengan begitu, para ilmuan tak perlu jauh-jauh ke hutan Gunung Ciremai untuk melakukan penelitian.

Selepas dari pintu masuk dari Desa Pajambon, perjalanan berlanjut untuk menyelesaikan satu kilometer berikutnya. Rutenya cukup terjal dan jauh. Dengan medan yang menanjak dan menurun, rasa lelah tak terasa. Soalnya, pemandangan indah kaki Gunung Ciremai dan sejumlah aliran sungai jernih menjadikan perjalanan terasa lebih ringan serta menyenangkan.

“Banyak mahasiswa dari IPB, Trisakti, dan kampus ternama, sengaja datang ke sini untuk meneliti satwa liar serta tumbuhan Gunung Ciremai. Mulai dari kupu-kupu, aneka burung, surili, hingga elang Jawa. Tak sedikit yang meminta saya untuk menemani melakukan penelitian ke tengah hutan hingga bermalam selama beberapa hari,” ungkap Ahmad, petugas jaga obyek wisata Lembah Cilengkrang.

Setelah berjalan hampir 2,5 kilometer dengan medan yang cukup terjal, rasa lelah dan penat langsung terobati. Setibanya di objek wisata Curug Sabuk, pengunjung bisa merasakan sejuknya air pegunungan yang jatuh dari ketinggian hampir 25 meter.

Air Terjun Sabuk deburannya dahsyat. Jika berteriak, mungkin tak terdengar dari radius lima meter. Di bawah air terjun yang dingin, ada kolam pemandian air panas. Tempat tersebut sengaja dibuat agar pengunjung merasa rileks berendam air panas sambil mendengarkan deburan air serta indahnya pemandangan air terjun. Konon, air panas di sana berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit berat seperti stroke, asam urat dan lainnya.

Tak jauh dari Curug Sabuk, juga terdapat curug lain yang lebih eksotis dengan ketinggian mencapai 80 meter bernama Curug Sawer. Namun sayang, cuaca ekstrim akhir-akhir ini dengan curah hujan tinggi, menyebabkan tanah longsor yang menutup akses jalan menuju Curug Sawer. Sehingga untuk sementara waktu tidak dapat dikunjungi wisatawan.

Di lokasi Lembah Cilengkrang juga terdapat musala dan toilet. Rasanya, lokasi ini cocok untuk berswafoto. Tak jarang ketika banyak pengunjung, di setiap sudut Lembah Cilengkrang dipenuhi orang membawa kamera, baik dari smartphone maupun DSLR

Mamung rizky (08/03/2017 02:45)
Lumayan jauh,,,bikin kaki pegel
Tpi akan hilang ketika berendam d aer panas (anget)

Imron Suparwadi (07/03/2017 09:49)
Lembah cilengkramg maju dengan pesat
Dulu masih alami tapi sekarang sudah bagus ditata dengan baik

Melinda Suwandi (17/02/2017 14:52)
Tempat bagus untuk melemaskan otot,cari udara segar sambol berendam air panas.

Tofa Gondrong (11/02/2017 04:10)
Ia their best kalau logo kesini semua penyakit hilang (penyakit sombong penyakit linu penyakit hati loo akan merasakan anugrah tuhan yang di wujudkan di sepanjang perjalanan menuju lembah Cilengkrang

abdul rohim (19/01/2017 14:59)
Tempat nya masih alami. Walaupun perjalanannya melelahkan akan terbayar bila sudah sampai air terjun

aep saepudin (13/01/2017 14:53)
Cilengkrang valley

Tempat Lainnya :

Copyright © 2016 - 2020
PetaLokasi.org | About | Facebook